Friday, February 13, 2009

Klasifikasi Industri

KLASIFIKASI INDUSTRI
A. Jenis / Macam-Macam Industri Berdasarkan Tempat Bahan Baku
· Industri Ekstraktif
Industri ekstraktif adalah industri yang bahan baku diambil langsung dari alam sekitar.
Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain lain.
Industri ekstraktif dapat dipisahkan menjadi dua, yaitu :
a. Industri Reproduktif → adalah industri yang mengambil bahan bakunya dari alam, tetapi selalu menggantinya kembali setelah mengambilnya. Misalnya pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan.
b. Industri Manufacture → adalah industri yang mengolah bahan baku dan menjadikannya barang lain yang dapat digunakan oleh industri lain lagi. Contohnya industri mie instant.
· Industri Non Ekstaktif
Industri non ekstaktif adalah industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain alam sekitar.
· Industri Fasilitatif
Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya.
Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, dan lain sebagainya.

B. Golongan / Macam Industri Berdasarkan Besar Kecilnya Modal
· Industri Padat Modal
Adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan operasional maupun pembangunannya.


· Industri Padat Karya
Adalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan serta pengoperasiannya.

C. Jenis-jenis / Macam Industri Berdasarkan Klasifikasi atau Penjenisannya
_ Berdasarkan SK Menteri Perindustrian No.19/M/I/1986 _
· Industri Kimia Dasar
Contohnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dan sebagainya.
· Industri Mesin dan Logam Dasar
Misalnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dan lain-lain.
· Industri Kecil
Contoh seperti industri roti, kompor minyak, makanan ringan, es, minyak goreng curah, dan lain-lain.
· Aneka Industri
Misal seperti industri pakaian, industri makanan dan minuman, dan lain-lain.

D. Jenis-jenis / Macam Industri Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja
· Industri Rumah Tangga
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 1-4 orang.
· Industri Kecil
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19 orang.
· Industri Sedang atau Industri Menengah
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 20-99 orang.
· Industri Besar
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 100 orang atau lebih.

E. Pembagian / Penggolongan Industri Berdasakan Pemilihan Lokasi
· Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (market oriented industry)
Adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target konsumen. Industri jenis ini akan mendekati kantong-kantong di mana konsumen potensial berada. Semakin dekat ke pasar akan semakin menjadi lebih baik.
· Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja / labor (man power oriented industry)
Adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman penduduk karena bisanya jenis industri tersebut membutuhkan banyak pekerja / pegawai untuk lebih efektif dan efisien.
· Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply oriented industry)
Adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.

F. Macam-Macam / Jenis Industri Berdasarkan Produktifitas Perorangan
· Industri Primer
Adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu.
Contohnya adalah hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sebagainya.
· Industri Sekunder
Industri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga menghasilkan barang-barang untuk diolah kembali.
Misalnya adalah pemintalan benang sutra, komponen elektronik, dan sebagainya.
· Industri Tersier
Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa.
Contoh seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

G. Penggolongan Industri Menurut Departemen Perindustriannya
· Industri Hulu
Adalah industri yang menghasilkan mesin-mesin, logam dasar atau kimia dasar. Industri dasar berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pengukuhan struktur ekonomi. Industri mesin dan logam dasar meliputi industri mesin dan peralatan pabrik, mesin pertanian, alat-alat besar, alat-alat konstruksi, mesin-mesin listrik, kendaraan bermotor, kereta api, kapal, pesawat terbang, besi-besi konstruktif, besi baja dan industri kimia dasar.
· Industri Hilir
Adalah industri yang menggunakan teknologi tepat guna, teknologi maju dan teknologi teruji; umumnya tidak menyerap banyak tenaga kerja.
Industri hilir berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi.
· Industri Kecil
Adalah industri yang menggunakan teknologi madya, teknologi sederhana dan bersifat padat karya. Misalnya industri makanan dan susu, pengawetan buah-buahan, ikan, daging, udang, kacang-kacangan dan industri rokok.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment